Cakupan Ruang Terbuka Hijau Kota Bandung Baru 12,8% dari 30% Amanat UU
BANDUNG, GEMA1.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya
meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau (RTH) demi menciptakan lingkungan
yang nyaman, sehat dan berkelanjutan bagi warganya.
Sekretaris
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Luthfi Firdaus menjelaskan, Kota
Bandung memiliki sekitar 2 juta meter persegi taman kota, yang dikelola oleh
pemerintah dan pihak swasta. Pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga kualitas
taman dengan berbagai strategi, termasuk evaluasi berkala dan revitalisasi
taman yang sudah ada.
“Salah satu
tantangan terbesar dalam pengelolaan taman adalah kesinambungan perawatan dan
partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, kami juga mendorong edukasi publik
agar masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga taman-taman yang ada,” ujar
Luthfi saat siaran kolaborasi antara Radio Sonata dan Radio PR FM, Selasa 11
Februari 2025
Siaran ini
juga menghadirkan sejumlah DPRD Kota Bandung dan sejumlah tantangan dan solusi
dalam pengelolaan taman kota dibahas secara mendalam.
Luthfi
menyampaikan ada perubahan paradigma dalam desain taman kota. Jika sebelumnya
banyak taman yang dipagari untuk mencegah kerusakan, kini taman lebih terbuka
agar dapat dinikmati oleh masyarakat.
Hal ini juga
membawa konsekuensi berupa peningkatan pengawasan dan pemeliharaan agar taman
tetap berfungsi optimal.
“Keberlanjutan
taman kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran
aktif masyarakat. Mulai dari menjaga kebersihan, menghindari aksi vandalisme,
hingga melaporkan jika ada fasilitas yang rusak,” ungkap Luthfi.
Peningkatan
jumlah dan kualitas taman di Kota Bandung tidak hanya berdampak pada keindahan
kota, tetapi juga pada kesehatan lingkungan dan kesejahteraan warga.
“Dengan
kerja sama yang erat antara pemerintah, DPRD, swasta dan masyarakat, diharapkan
Kota Bandung dapat mencapai target RTH yang ideal dan menghadirkan ruang hijau
yang lebih nyaman serta tertata dengan baik,” tuturnya.
DPRD Tampung Aspirasi Terkait RTH
Sedangkan
Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah menegaskan, DPRD terus
menampung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan RTH melalui program reses dan
musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang).
Kota Bandung
saat ini memiliki cakupan RTH sekitar 12,8%, yang masih jauh dari target 30%
sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang. Oleh karena itu, perlu strategi
untuk memperluas dan mempertahankan keberadaan taman kota.
“Tantangan
utama kita adalah keterbatasan lahan akibat pesatnya urbanisasi. Maka, perlu sinergi
antara pemerintah, swasta dan masyarakat untuk mengidentifikasi aset-aset yang
berpotensi dijadikan taman kota,” ujar Nunung.
Sementara
itu, anggota Komisi III DPRD Kota Bandung lainnya, Yoel Yosaphat menekankan
pentingnya perawatan taman yang sudah ada.
Yoel mengungkapkan,
banyak taman yang kondisinya kurang terawat, mulai dari sampah yang berserakan
hingga penerangan yang kurang memadai, yang dapat memicu tindakan vandalisme
dan penyalahgunaan ruang publik.
“Kami terus
berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan pemeliharaan taman berjalan
optimal. Bahkan, kami berencana mengadakan pertemuan rutin dengan dinas guna
memantau progres perbaikan dan pembangunan taman di Kota Bandung,” kata Yoel. (ay)

Tidak ada komentar